Lexa membangun jembatan antara masyarakat yang mencari keadilan dan pengacara berlisensi yang kompeten — dimulai dari percakapan gratis yang benar-benar berbobot.
Banyak orang menunda mencari bantuan hukum karena tidak yakin kasusnya cukup kuat, atau khawatir biaya konsultasi awal akan sia-sia. Lexa hadir untuk menghilangkan hambatan itu: konsultasi AI hukum gratis di awal, biaya pengacara baru dibayarkan lewat skema success fee saat kasus benar-benar menang.
Fokus terbesar kami ada pada kualitas chatbot AI hukum — karena dialah yang menentukan apakah janji ini benar-benar bisa dipercaya sejak interaksi pertama.
Chatbot kami wajib berbasis RAG dari basis data hukum terkurasi — bukan sekadar tebakan model AI umum.
AI kami memberikan asesmen awal. Keputusan hukum final selalu berada di tangan advokat berlisensi.
Dokumen dan kronologi sensitif klien dienkripsi dan dikelola sesuai UU Pelindungan Data Pribadi.
Tim Lexa sedang dalam proses validasi substansi oleh mitra advokat. Kami menargetkan validasi penuh pada Q4 2026. Saat ini, analisis hukum didasarkan pada basis data regulasi terkurasi.
Tim kami siap menjawab pertanyaan seputar produk, kemitraan pengacara, maupun kolaborasi lainnya.
Hubungi Kami